Sabtu, 21 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Sydney Terkoreksi Setelah Data Import Prices

Kamis, 1 Mei 2014 9:57 WIB
Dibaca 292

Monexnews -

Bursa Sydney Australia terlihat melakukan manuver penurunan di hari Kamis (1/5) hingga terkoreksi ke level terendahnya dalam sepekan setelah pemerintah merilis data harga impor kuartal I yang mengalami peningkatan cukup signifikan dari publikasi sebelumnya.

Rilis data tersebut langsung memicu spekulasi di kalangan investor bahwa bank sentral (RBA) akan memulai siklus kenaikkan suku bunga di awal tahun 2015. Karena dengan tingginya harga impor (import prices) akan menambah tekanan inflasi menuju batas atas target inflasi RBA sebesar 3%.

Tumbangnya bursa Sydney juga disebabkan oleh berlanjutnya aksi jual di sektor pertambangan menyusul anjloknya harga bijih besi dunia. Tercatat saham Rio Tinto merosot 1% dan saham Fortescue Metals anjlok 3%.

Sedangkan saham Australia New Zealand Banking juga ikut terkoreksi sekitar 1 persen kendati pihaknya mencatat kenaikkan laba bersih semesteran sebesar 15%, namun masih sedikit di bawah ekspektasi pasar. Indeks ASX-200 Sydney tercatat melemah (-0.67%) dan tergerus (-36.57) poin pada area 5452.50. (dar)

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar