Rabu, 26 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Telekom & Farmasi Dominasi Pelemahan Nikkei

Senin, 10 Maret 2014 9:08 WIB
Dibaca 413

Monexnews - Bursa Tokyo - Jepang terus mengalami tekanan aksi jual di perdagangan awal pekan (Senin, 10/3) akibat para investor kecewa dengan data ekonomi domestik maupun dari China di tengah penguatan tajam yen hari ini.

Dari dalam negeri, pertumbuhan ekonomi Jepang (GDP) pada kuartal IV 2013 direvisi turun menjadi 0,7% dari tahun sebelumnya yang tercatat 1% pada rilis awal. Sedangkan dibanding kuartal sebelumnya, ekonomi Jepang tumbuh 0,2% lebih rendah dari catatan awal sebesar 0,3%.

Sementara tingkat eksport China tercatat merosot hingga (-18.1%) di bulan Februari, dari bulan sebelumnya di angka +10.6%, dan meleset jauh di bawah ekspektasi 6.8%. Hal itu menyebabkan neraca perdagangan China juga turut defisit hingga $ 22.98 milyar di bulan Februari dari bulan sebelumnya yang surplus $ 31.86 milyar.

Di lantai bursa nampak saham telekomunikasi dan farmasi mengalami koreksi akibat aksi jual terkait data-data ekonomi yang buruk tersebut. Tercatat saham KDDI anjlok 1,9%, saham NTT DoCoMo merosot 1,1%, dan induknya - NTT juga tumbang hingga 2,1%. Sedangkan saham Softbank terpantau melemah 0,5%. Dari sektor farmasi, saham Astellas turun 1,4%, dan saham Daiichi Sankyo tergerus 1,6%.

Indeks utama Nikkei (N225) tercatat merosot (-0.96%) atau terkoreksi hingga (-147.12) poin pada kisaran 15126.95. Sedangkan indeks Nikkei-fut juga merosot (-1.08%) atau anjlok hingga (-165) poin pada area 15125. (dar)   

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar