Sabtu, 27 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Terkikis, Bursa Sydney Abaikan Data China

Rabu, 16 Juli 2014 10:35 WIB
Dibaca 340

Monexnews -

Lantai bursa Australia nampak tergerus di perdagangan hari Rabu (16/7) meskipun data-data ekonomi dari China memberikan gambaran pertumbuhan yang meningkat.  

Rupanya kalangan investor di bursa Sydney lebih cenderung mengaitkan prospek investasi mereka dengan kekhawatiran terhadap berakhirnya stimulus dari Federal Reserve Amerika Serikat. Sehingga aksi jual turut mewarnai aktivitas perdagangan di lantai bursa.  

Di bursa Sydney nampak saham Karoon Gas Australia Ltd. merosot hingga 1.5%. Sedangkan saham Qantas Airways Ltd. tergerus 1.4% setelah kabar menunjukkan bahwa amandemen UU Penjualan Qantas akan menaikkan batasan atas investasi asing di maskapai tersebut.

Namun demikian saham-saham pertambangan terbesar negeri itu masih terlihat mendulang gain. Tercatat saham Rio Tinto Ltd. rally 1%, saham Fortescue Metals Group Ltd. melesat 1.9%, saham BHP Billiton Ltd. menguat 0.3%, dan saham Whitehaven Coal Ltd. melonjak 1.3%.

Sementara indeks utama Sydney ASX-200 terpantau terkikis -0.14% atau -7.60 poin pada kisaran area 5503.70.     (dar)

 

 

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar