Minggu, 26 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Tertopang Outlook Positif, Asia Rally

Kamis, 25 April 2013 12:34 WIB
Dibaca 345

Monexnews - Secara umum sebagian besar lantai bursa Asia nampak menguat dan bergerak di teritori positif di perdaganganhari Kamis (25/4) terutama lantaran investor terlihat masih optimis dengan prospek-outlook pertumbuhan ekonomi global menyusul rilis angka GDP kuartal I dari Korea Selatan yang naik melampaui ekspektasi.

Dan pasar hari ini nampak mengabaikan buruknya data durable goods orders AS yang dirilis semalam. Dan meskipun serangkain data ekonomi AS yang rilis beberapa hari terakhir ini cukup mengecewakan namun investor nampak lebih fokus dengan data GDP AS yang akan dirilis Jumat malam yang mungkin bisa meneguhkan berlanjutnya momentum pemulihan pada ekonomi terbesar di dunia tersebut.

Di lantai bursa Tokyo, indeks Nikkei nampak bergerak di teritori positif, namun rally indeks terbebani oleh beberapa laporan pendapatan saham blue-chips yang buruk sehingga indeks beberapa saat sempat terkoreksi setelah di awal perdagangan di buka menguat. Dan koreksi Nikkei kemudian dapat terbatasi oleh penguatan sejumlah saham di sektor energi dan farmasi.

Rally minyak mentah berjangka di sesi New York telah membantu saham Japan Petroleum Exploration Co. rebound 1.5% dan JX Holdings Inc. menguat 0.8%. Sedangkan saham farmasi utama Daiichi Sankyo Co. menguat 1.3% setelah harian bisnis Nikkei melaporkan adanya kenaikkan 10% pada laba operasional perusahaan. Sementara rivalnya Astellas Pharma Inc. dan Takeda Pharmaceutical Co. masing-masing menguat sekitar 0.5%.

Sedangkan indeks Kospi – Korea Selatan terpantau rally di perdagangan hari ini terutama berkat angka GDP kuartal I yang di rilis pagi ini naik pada laju tercepatnya dalam dua tahun terakhir. Perekonomian negeri gingseng ini tercatat tumbuh 0.9% untuk kuartal Januari-Maret dan merupakan laju tercepat dalam dua tahun terakhir serta akselerasi tertajam dari kuartal-4 di angka 0.3%, menurut data yang di rilis Bank of Korea.

Kalangan analis kini menilai, saat ini tumbuh ekspektasi bahwa Bank of Korea akan memangkas suku bunga akibat pelemahan yen – Jepang terahadap won Korea Selatan telah melukai bottom-line eksportir domestik. Mata uang Jepang sendiri telah melemah hingga 9 persen terhadap won sejak awal tahun 2013. Dan indeks utama Kospi secara bertahap juga telah melemah sejak mencapai puncak 2,035 pada 6 Maret lalu. Dan hingga kini indeks telah merosot lebih dari 4 persen dari level tertinggi tersebut. Di bursa, hari ini para investor nampak terus berminat pada sektor tech seperti SK Hynix yang rally lebih dari 2 persen setelah laporan pendapatan perusahaan-nya mematahkan ekspektasi pada sesi sebelumnya.

Sementara indeks bursa Hong Kong – Hang Seng juga terpantau bergerak di teritori positif berkat saham-saham sektor finansial dan energi hari ini rally sehingga memberikan kontribusi gain yang cukup besar bagi ekuiti indeks. Namun rally Hang Seng nampak tersendat lantaran terbebani oleh indeks Shanghai Composite – China yang mencatat pelemahan hingga 0.8% akibat terseret oleh anjloknya sektor real estate dan finansial disana.

Di lantai bursa Hong Kong tercatat saham China Minsheng Banking Corp. melonjak hingga 4.1% setelah bank tersebut melaporkan laba kuartal pertama naik 20%. Sedangkan saham perusahaan energi China Petroleum & Chemical Corp., atau Sinopec dan PetroChina Co. masing-masing rally 1.7% dan 1% menjelang rilis laporan pendapatan kuartal pertama.

Sementara saham-saham maskapai penerbangan tercatat mixed setelah muncul konfirmasi pertama atas flu burung (H7N9) di luar China daratan yaitu di negara Taiwan. Saham Cathay Pacific Airways Ltd. terpantau merosot 0.5%. Sedangkan Air China Ltd. naik 0.6% dan China Southern Airlines Co. merosot 0.2% juga menjelang hasil laporan kuartalannya.(dar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar