Today Analysis Stock Index
- Hang Seng Dibuka Naik, Penguatan Signifikan Lewati Doubletop
- Kospi Gap Up, Tertekan turun atas Uji Coba Missil Korea Utara
- Nikkei Lanjutkan naik Tanpa Terganggu Koreksi Yen
- Pelemahan Nikkei Berpeluang berlanjut, Pasar Berhati-hati Atas Penguatan Tajam Baru-baru ini.
- Hang Seng Dibuka Naik, Tertekan Keluarnya Infestor Asing Sebabkan koreksi
Monexnews - Hampir semua lantai bursa regional mengalami koreksi di akhir pekan yang tragis ini (Jumat, 22/6) hingga mayoritas indeks bergerak di angka negatif.
Lumpuhnya pasar Asia hari ini terutama akibat terimbas oleh Wall Street yang mengalami koreksi tajamnya dalam tiga pekan terakhir akibat melambatnya aktifitas manufaktur di seluruh dunia mulai dari Amerika Serikat (AS), Eropa dan China sehingga memperkuat kecemasan seputar outlook atau prospek pertumbuhan global. Dan efeknya sentimen tersebut akhirnya ikut menggerus laba sejumlah emiten.
Koreksi yang diderita Wall Street semalam merupakan yang terparah sejak 1 Juni lalu, dimana Indeks S&P 500 jatuh hingga sebesar 2,5%. Sementara tanda-tanda kesulitan pada sistem finansial dunia turut menambah kekhawatiran bagi perekonomian global yang sedang sakit. Setelah penutupan bursa AS, lembaga pemeringkat Moody’s kembali menurunkan peringkat 15 bank dunia karena terkait volatilitas dan risiko di pasar modal.
Terkait berita tersebut sontak sektor keuangan langsung melemah sepanjang perdagangan Asia. Tidak hanya itu, saham-saham eksportir yang terkorelasi masalah global, juga ikut tertekan. Bahkan saham sektor sumber daya alam juga ikut anjlok, setelah laporan berbagai angka manufaktur yang lemah, sehingga turut berimbas dengan terhempasnya harga komoditas hari ini. Alhasil, sebagian besar bursa Asia akhirnya ditutup di zona negatif pada akhir pekan ini.
Sampai berita ini tayang, harga minyak mentah dunia tercatat kian terpuruk hingga di bawah US$ 80 per barel dan harga emas dunia berada di bawah US$ 1.600/troy ons atau tepatnya saat ini berkisar di area $1561/troy ons.(Dar)

Komentar