Jumat, 28 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Wall St. Anjlok Seiring Investor Cemas Dengan Laporan Tenaga Kerja

Kamis, 6 Juni 2013 5:41 WIB
Dibaca 363

Monexnews - Bursa saham AS anjlok, mengirim indeks S&P 500 ke level terendah dalam sebulan, seiring data tenaga kerja dan pabrik tidak mencapai estimasi dan investor berspekulasi apakah Federal Reserve akan mengurangi pembelian obligasi.

Data ekonomi hari ini “mungkin melemparkan air dingin ke dalam pertumbuhan ekonomi yang sedang berkelanjutan,” kata Bill Schultz, analis di McQueen Ball & Associates di Pennsylvania.” Jadi, anda punya hal yang kontras dalam apa yang Fed harus lakukan. Pasar saat ini dilanda kehati-hatian. Dengan Investor berhenti sejenak dan lebih meninjau dan melihat jalannya daripada apa yang mereka miliki sebelumnya, dimana ekuitas adalah tempat untuk itu berada.”

Investor pertimbangkan data yang beragam pada hari Rabu, seiring laporan dari ADP Research Institute menunjukkan perusahaan di AS menerima lebih sedikit pekerja dari yang diproyeksikan di bulan Mei ditengah pemotongan anggaran Federal dan tingginya pajak. Data terpisah dari Departemen Perdagangan menunjukkan bahwa jumlah pesanan pabrik di AS pada bulan April kurang dari estimasi.

 Bursa saham pertahankan kerugian setelah Fed Beige Book menunjukkan perekonomian berkembang pada kecepatan yang “rendah sampai moderat” pada 11 dari 12 distrik bank sentral, dengan penguatan secara luas dari layanan bisnis sampai konstruksi dan manufaktur. Survei berdasarkan data yang dikumpulkan oleh bank regional Fed pada atau sebelum 24 Mei.

Indeks Dow turun sebanyak 216.72 poin, atau 1.43%, menjadi 14,960.82. Indeks S&P 500 turun sebanyak 22.48 poin, atau 1.38%, menjadi 1,608.90. Dan indeks NAsdaq Composite melemah 43.78 poin, atau 1.27%, menjadi 3,401.48.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar