Jumat, 20 Januari 2017

breaking-news Klaim pengangguran AS turun menjadi 234K di pekan lalu vs 249K, estimasi pada 252K

stock-index Stock Index

Wall St Kurangi Penguatan Pasca Data Ketenagakerjaan

Jumat, 8 Maret 2013 22:54 WIB
Dibaca 562

Monexnews - Sebagian besar saham di Wall Street terpantau mengurangi laju penguatan pasca data Non Farm Payrolls AS yang lebih kuat dari ekspektasi. Beberapa investor mulai mempertimbangkan jika penciptaan lapangan kerja yang solid dan penurunan tingkat pengangguran AS akan memperbesar peluang penghentian program QE bank sentral lebih cepat dari perkiraan.

Dow Jones Industrial Average beranjak sekitar 40 poin lebih tinggi, dengan dipimpin oleh saham McDonald’s dan DuPont, setelah untuk pertama kalinya mengakhiri perdagangan di atas level 14.300 pada sesi sebelumnya. Sedangkan S&P 500 dan Nasdaq Composite nampak harus berjuang keras untuk dapat bertahan di zona hijau, dan hanya mengantongi kenaikan tipis 0,15% dan 0,1% sejauh ini.

Ekonomi AS berhasil menciptakan 236.000 pekerjaan baru pada bulan Februari, sementara tingkat pengangguran merosot ke level terendah sejak Desember 2008 menjadi 7,7%, menurut laporan Departemen Tenaga Kerja.

Dengan investor melihat pertumbuhan Non Farm Payrolls sebagai indikator pemulihan ekonomi yang akan menentukan langkah kebijakan Federal Reserve AS selanjutnya, data hari ini setidaknya telah menghadirkan kecemasan tentang akan berakhirnya program pembelian obligasi bank sentral. Fed dalam pertemuan terakhirnya telah menegaskan bahwa mereka masih akan mempertahankan kebijakan suku bunga rendah setidaknya sampai tingkat pengangguran turun ke level 6,5% dan inflasi meningkat menjadi 2,5%.

Pelaku pasar juga nampak terus mengawasi pergerakan saham-saham sektor keuangan pada hari Jumat setelah 17 dari 18 bank terbesar di AS berhasil lolos dari stress test tahunan yang digelar Federal Reserve. Ally Financial menjadi satu-satunya lembaga pemberi pinjaman yang tidak memenuhi persyaratan kecukupan modal, sebaliknya Citigroup dinobatkan sebagai yang terbaik. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar