Today Analysis Stock Index
Monexnews - Sebagian besar saham di Wall Street melonjak hampir 2% dan menghentikan penurunan 4 hari beruntun seiring para investor merespon positif data ketenagakerjaan dan hasil survey ISM. Kenaikan tingkat pengangguran di AS nampaknya masih membuka lebar peluang bagi Federal Reserve untuk meluncurkan stimulus moneter tambahan guna merangsang ekonomi, meskipun penciptaan lapangan pekerjaan menunjukkan pertumbuhan solid pada bulan Juli.
Dow Jones Industrial Average melesat lebih dari 225 poin dengan dipimpin saham Kraft dan Procter & Gamble. Hal serupa juga diperlihatkan S&P 500 dan Nasdaq Composite yang masing-masing berhasil meraup 1,95% dan 2,1%. Ke-10 sektor kunci di S&P diperdagnagkan pada zona hijau dengan sektor keuangan dan energi mencatat kenaikan terbesar.
Non Farm Payrolls meningkat sebanyak 163.000 pekerjaan pada bulan Juli setelah hanya mencatat kenaikan 64.000 pada bulan sebelumnya. Sedangkan tingkat pengangguran merangkak naik menjadi mencapai 8,3% dari sebelumnya 8,2%.
Laporan ISM juga menunjukkan PMI non manufaktur AS naik menjadi 52,6 pada bulan lalu dari 52,1 pada bulan Juni, yang mementahkan ekspektasi penurunan menjadi 52,0 dari para ekonom. Hasil di atas 50 mengindikasikan masih berekspansinya sektor ini.
"Laporan pekerjaan hari ini masih belum merubah pandangan atas melambatnya pertumbuhan ekonomi," kata Peter Cardillo, kepala ekonom pasar pada Global Capital Rockwell. "Pasar merespon positif karena data tersebut masih menjaga peluang putaran baru QE dari Fed."
Sementara dari earnings yang dirilis hari Jumat, Kraft Foods berhasil meraup laba 68 sen per saham sepanjang kuartal ke-2, dengan total pendapatan sedikit meleset dari perkiraan. Komponen Dow lainnya, Procter & Gamble, juga berhasil melampaui ekspektasi dengan mencatat keuntungan 82 sen per saham dalam kuartal fiskal ke-4. (vid)

Komentar