Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Wall St. Menguat Dalam Reli Pertama Di Tahun 2014

Rabu, 8 Januari 2014 4:29 WIB
Dibaca 356

Monexnews -

Bursa saham AS menguat, hentikan pelemahan selama tiga hari, seiring saham rumah sakit dan asuransi kesehatan reli menjelang laporan data tenaga kerja pada hari Jumat dan awal musim laporan earnings pada pekan ini.

Indeks Standard & Poor 500 menguat sebesar 0.6% menjadi 1.837.75 pada pukul 04.00 wib di New York. Indeks telah melemah sebanyak 1.2% mulai dari tanggal 2 Januari sampai kemarin, penurunan beruntun terpanjang untuk memulai tahun sejak tahun 2005. Indeks naik sebanyak 30% pada tahun lalu, kenaikan tertinggi sejak 1997. Indeks Dow menguat sebanyak 105.32 poin pada hari ini, atau 0.6%, menjadi 16,530.42.

“Ekuitas kembali pada tempatnya,” kata kepala investasi untuk Wells Fargo Private Bank, John Lynch melalui telepon. “ Semua orang sedang menunggu laporan minutes Fed pada hari Rabu dan laporan tenaga kerja pada hari Jumat yang dapat berikan dorongan kepercayaan lebih lanjut.”

Saham Alcoa Inc. akan menandai pembukaan tidak resmi dalam laporan earnings kuartal keempat ketika mereka akan melaporkan hasilnya setelah penutupan pasar tanggal 9 Januari. Earnings untuk perusahaan-perusahaan di indeks S&P 500 akan naik rata-rata 9.7% pada tahun ini, hampir dua kali lipat dari level tahun 2013, sementara angka penjualan mungkin akan naik sebanyak 3.8%, menurut estimasi analis yang di kompilasi oleh Bloomberg.

The ADP Research Institute akan melaporkan perubahan jumlah tenaga kerja pada hari Rabu dan minutes dari pertemuan Fed bulan Desember akan di rilis pada hari yang sama. Departemen tenaga kerja akan berikan data tingkat pengangguran dan jumlah penerimaaan pekerja baru untuk bulan lalu pada hariu Jumat. The Fed, yang telah menciptakan lapangan kerja berjanji untuk mengurangi pembelian aset, mereka pada tanggal 18 Desember mengatakan bahwa mereka akan perlambat pembelian obligasi.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar