Kamis, 25 Mei 2017

stock-index  Stock Index

Wall St. Naik Untuk Pekan Kelima, Dow Dan S&P 500 Di Rekor Tertingginya

Sabtu, 22 November 2014 4:50 WIB
Dibaca 1301

Monexnews -  Bursa saham AS menguat ke rekor tertinggi baru, berikan indeks Standard & Poor 500 untuk penguatan mingguan yang kelima, seiring munculnya optimisme terhadap ekonomi global setelah bank sentral China dan Eropa sinyalkan langkah-langkah stimulus tambahan.

Indeks S&P 500 naik sebesar 0.5% menjadi 2,063.46, mengurangi reli sebelumnya yang mencapai 0.9%. Indeks Dow Jones Industrial Avergae melonjak 90.48 poin, atau 0.5% menjadi 17,809.48. Indeks Nasdaq Composite akhiri sesi dengan naik 11.10 poin, atau 0.2% di 4,712.97.

"Pasar hari ini dipengaruhi oleh laporan yang kuat tentang suku bunga dari Asia dan laporan yang kuat tentang komentar Draghi dari Eropa," kata Michael James, yang seorang direktur di perusahaan perdagangan ekuitas di Wedbush Securities Inc. " Ada aliran positif yang datang ke bisnis AS. Lonjakan di Wall Street angkat semua indeks utamanya."

Presiden ECB Mario Draghi mengatakan bahwa dia akan melakukan pada apa yang harus dilakukan untuk meningkatkan inflasi, walaupun dengan menyesuaikan ukuran, kecepatan dan komposisi dari pembelian aset, katanya di Frankfurt.

Pasar ekuitas global memperpanjang penguatanya setelah China pangkas suku bunga untuk pertama kalinya sejak Juli 2012. The People Bank of China menurunkan suku bunga deposito dan biaya pinjaman untuk tingkat setahun, dengan perubahan yang akan efektif mulai hari Sabtu besok, menurut situs mereka.

Kecemasan bahwa pemulihan ekonomi di AS sampai Eropa dan Jepang yang gagal untuk memicu inflasi telah dikutip oleh para bankir bank sentral di seluruh dunia sebagai bentuk pembenaran untuk upaya stimulus yang berkepanjangan.

Indeks S&P 500 telah rebound sebesar 11% sejak turun ke level terendah dalam lebih dari enam bulan di bulan Oktober seiring data ekonomi dan laporan earnings yang lebih baik dari perkiraan yang telah menopang kepercayaan bahwa ekonomi AS mampu bertahan dari pelemahan global walaunpun Federal Reserve akhiri pembelian obligasi.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar