Jumat, 24 Maret 2017

breaking-news Klaim Awal Pengangguran AS naik menjadi 258K pekan lalu dari sebelumnya 243K, estimasi 240K

stock-index  Stock Index

Wall St Rally Menjelang Rapat FOMC

Rabu, 30 Oktober 2013 1:01 WIB
Dibaca 350

Monexnews - Mayoritas saham di Wall Street diperdagangkan menguat pada hari Selasa menjelang dimulainya pertemuan kebijakan 2 hari Federal Open market Committee. Beberapa laporan earnings yang relatif positif juga turut mendukung mood investor. Sementara serangkaian data ekonomi yang lebih lemah dari ekspektasi semakin memperkuat harapan bahwa bank sentral AS akan mempertahankan laju program stimulus tidak berubah sampai tahun depan.

Dow Jones Industrial Average melonjak hampir 100 poin dengan dipimpin oleh saham Pfizer dan Home Depot. Kinerja kuat juga diperlihatkan S&P 500 dan Nasdaq Composite, dengan masing-masing mengumpulkan 0,4% dan 0,15% sejauh ini.

Federal Reserve dijadwalkan untuk memulai rapat pada hari Selasa dan mengumumkan keputusan kebijakan mereka pada hari Rabu. Para pembuat kebijakan bank sentral AS diperkirakan secara luas masih akan mempertahankan laju pembelian $85 milyar obligasi per bulan sampai setidaknya bulan April tahun 2014.

Dari sisi earnings, Apple berhasil melampaui ekspektasi laba meskipun merilis proyeksi margin kotor untuk kuartal berjalan di bawah perkiraan analis. Selain sukses membukukan laba di atas ekspektasi, raksasa minyak BP juga mengumumkan kenaikan dividen kuartalan sebesar 5% dan rencana penjualan $10 milyar aset mereka selama 2 tahun ke depan. Sementara penurunan 2% dalam penjualan global masih belum membendung Pfizer untuk mencatat laba kuartalan yang lebih tinggi dari ekspektasi.

Dari sisi fundamental, beberapa data ekonomi utama AS yang dirilis hari ini secara tak terduga memperlihatkan angka yang lemah. Laporan Departemen Perdagangan AS menunjukkan penjualan ritel merosot 0,1% pada bulan September, yang mementahkan ekspektasi kenaikan 0,4%. Indeks harga produsen AS juga mencatat penurunan pertama sejak bulan April, dengan melemah 0,1% pada bulan September. Indeks kepercayaan konsumen AS juga anjlok menjadi 71,2 pada bulan Oktober dari 80,2 pada bulan lalu, sebagai dampak dari shutdown pemerintah AS pada awal bulan. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar