Jumat, 21 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Wall St Rontok Ditengah Investor Pertimbangkan Rencana Stimulus & Suriah

Jumat, 13 September 2013 5:48 WIB
Dibaca 373

Monexnews -Bursa saham AS turun, menghentikan penguatan selama tujuh sesi beruntun untuk indeks S&P 500 seiring saham produsen material tergelincir ditengah meningkatnya kecemasan atas Suriah dan investor mempertimbangkan prospek untuk pemangkasan stimulus the Fed.

Indeks S&P 500 turun sebanyak 0.3% menjadi 1,683.42 pada penutupan pasar hari Kamis. Menghentikan penguatan terpanjang sejak bulan Juli. Indeks S&P 500 reli sebanyak 3.4 persen di bulan September sampai kemarin, rebound dari pelemahan bulanan terburuk sejak Mei 2012, seiring laporan menunjukan bahwa ekonomi China menguat dan tampaknya kecil kemungkinannya AS menyerang Suriah.

“Ini seharusnya tidak terlalu mengejutkan untuk melihat penurunan moderat setelah pergerakan kuat yang kita lihat sepanjang bulan ini,” kata Ryan Larson, kepala analis ekuitas AS di RBC Global Asset Management Inc. di New York. “Dengan melihat data untuk beberapa sesi kedepan, headline mengenai Suriah dan banyak yang mengantisipasi pertemuan FOMC pada pekan depan akan mendapatkan banyak perhatian.”

Indeks S&P 500 reli sebanyak 3.4 persen di bulan September sampai kemarin, rebound dari pelemahan bulanan terburuk sejak Mey 2012, seiring laporan menunjukan bahwa ekonomi China menguat dan tampaknya kecil kemungkinan AS menyerang Suriah.

Ketegangan meningkat pada hari ini seiring Menlu AS John Kerry mengatakan kepada tokoh oposisi Suriah dalam panggilan telepon pada hari ini bahwa opsi serangan militer AS masih tetap ada, menurut seorang pejabat di departemen luar negeri. Kerry tiba di Jenewa untuk melakukan pembicaraan dengan menlu dari Rusia tentang usulan bagi Suriah untuk menyerahkan senjata kimia.

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengajukan dua persyaratan untuk AS, dia mengatakan bahwa kesepakatan harus “dua arah” yang mana pemerintahan Obama turunkan ancaman militer dan hentikan persenjatai para pemberontak.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar