Senin, 16 Januari 2017

stock-index Stock Index

Wall Street Berhasil Ditutup Menguat Tipis

Rabu, 1 Juli 2015 3:32 WIB
Dibaca 1840

Monexnews - Wall Street ditutup menguat pada hari Selasa, sedikit pulih dari sesi perdagangan terburuk tahun ini, seiring investor masih menahan diri di tengah batas waktu pembayaran utang Yunani pada IMF. S&P 500 ditutup naik sekitar 0.20% untuk semester pertama tahun ini, namun mengakhiri kuartal kedua dengan penurunan sebesar 0.24%, mematahkan rally kuartalan selama bertahun-tahun. Dow Jones ditutup turun sekitar 1.1% untuk semester pertama tahun ini dan mencetak penurunan sebesar 0.89% untuk kuartal kedua. Nasdaq memiliki performa terbaik, naik sebanyak 5.3% pada semester pertama dan 1.65% untuk kuartal kedua, terdorong oleh kenaikan tajam pada Nasdaq iShares biotechnology ETF (IBB). Data ekonomi yang dirilis pada hari Selasa menunjukkan hasil mix. Data ekonomi besar pekan ini adalah laporan nonfarm payrolls pada hari Kamis, yang mana dapat memberikan sinyal yang lebih jelas mengenai waktu kenaikan suku bunga. 

Presiden Eurogroup Jeroen Dijsselbloem mengatakan pada Reuters bahwa terlambat bagi perpanjangan batas waktu hari Selasa dan bahwa Erugroup hanya akan mempertimbangkan permintaan untuk pinjaman baru pasca referendum tanggal 5 Juli. Ia menambahkan bahwa menteri keuangan Eurogroup akan bertemu kembali pada hari Rabu Wednesday untuk mendiskusikan proposal baru Yunani setelah menggelar telekonferensi sebelumnya. Pemerintah Yunani mengindikasikan bahwa pihaknya dapat merubah langkah referendum yang dijadwalkan akan digelar hari Minggu jika permintaan pinjaman baru dapat disepakati, menurut sumber zona euro. Di tempat lain, Menteri Keuangan Finlandia Alexander Stubb mengatakan Eurogroup telah menyimpulkan bahwa permintaan dari Perdana Menteri Alexis Tsipras untuk perpanjangan program bailout Yunani atau pemangkasan utang tidak mungkin disetujui. Alexis Tsipras mengatakan bahwa pemerintahannya akan emncari solusi yang tersedia hingga akhir dan bertujuan untuk bertahan di zona euro, menurut laporan Reuters. Pemerintahan Yunani juga merilis pernyataan yang mengatakan bahwa pihaknya mempersiapkan kesepakatan 2 tahun dengan dana bailout zona euro untuk menutupi kebutuhan pendanaannya, menurut Dow Jones. Kanselir Jerman Angela Merkel pada hari Selasa mengatakan bahwa Jerman tidak akan bernegosiasi mengenai kesepakatan bailout baru untuk Yunani sebelum referendum yang dijadwalkan akan digelar hari Minggu.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar