Selasa, 24 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Wall Street Berupaya Kurangi Pelemahan

Kamis, 23 Mei 2013 22:19 WIB
Dibaca 321

Monexnews -

Setelah jatuh tajam sejak sesi perdagangan Eropa di hari Kamis paska kejatuhan indeks saham Jepang di sesi Asia akibat ketakutan reduksi program stimulus The Fed dan data ekonomi China yang lemah, indeks saham berjangka AS akhirnya berupaya rebound paska data new home sales dan jobless claims yang positif.

Secara terpisah indeks saham Jepang mengalami pelemahan harian terbesarnya sejak 2 tahun terakhir disebabkan oleh lonjakan yield obligasi Jepang pada tenor 10-tahun ke level tertingginya dalam setahun terakhir, sehingga memaksa BoJ menyuntik dana 2 trilyun Yen untuk menyetabilkan market. Meski demikian sentimen bursa global menjadi negatif akibat kekacauan pasar obligasi Jepang.

Sehari sebelumnya, minutes rapat FOMC yang terakhir serta testimony Bernanke didepan Kongres AS menunjukkan bahwa program pembelian obligasi The Fed berpotensi dikurangi dalam beberapa bulan mendatang.

Laporan ekonomi yang dilaporkan antara lain, Indeks manufaktur PMI jatuh ke 51.9, laporan terendah sejak Oktober. Sementara indeks harga rumah AS meningkat 1.3% di bulan Maret dengan new home sales meningkat ke 454,000 dari sebelumnya 444,000 unit rumah. Laporan unemployment claims juga mengalami perbaikan menjadi 340,000 klaim tunjangan penganggur lebih rendah dibanding minggu sebelumnya di 363,000. Jika data klaim tunjangan penganggur AS stabil dalam laju seperti ini seharusnya data non farm payrolls bulanan akan tumbuh diatas 170,000 tenaga kerja.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures melemah -0.59% di level 15,258, sementara S&P500 futs turun -0.60% ke level 1,645.25 dan Nasdaq futures melorot -0.32% diperdagangkan di level 2,992.50 sejauh ini.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar