Jumat, 28 Juli 2017

stock-index  Stock Index

Wall Street Di Tutup Dengan Penguatan Untuk Hari Ke 6 Beruntun

Rabu, 23 April 2014 3:27 WIB
Dibaca 518

Monexnews -

Bursa saham AS naik untuk hari ke enam, dengan indeks Standard & Poor 500 di tutup dengan reli terpanjang sejak September, seiring saham di sektor kesehatan melonjak di tengah adanya tawaran untuk Allergan Inc, dan laporan keuangan dari Netflix Inc. sampai Harley Davidson yang lampaui estimasi.

Indeks S&P 500 menguat sebesar 0.4% menjadi 1,879.56 pada penutupan di New York , dan sebelumnya naik hingga lima poin di bawah rekor tertingginya. Indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 65.12 poin, atau 0.4% menjadi 16514.37.

“Sentimen sudah terlalu negatif, dan beberapa laporan earnings yang bagus telah mulai membantu pasar.” kata Michael James, seorang direktur perdagangan ekuitas di Wedbush Securities In., di New York. “Itu, di kombinasikan dengan pembicaraan kesepakatan yang positif dan pembahasan di sektor kesehatan, yang telah berikan nada yang lebih baik kepada pasar secara keseluruhan dan tentunya beberapa dukungan.”

Indeks S&P 500 melonjak sebesar 3.5% dalam enam hari terakhir dan saat ini 0.6% di bawah rekor yang di capai pada tanggal 2 April. Indeks telah menguat sebesar 1.7% di tahun 2014. Indeks Dow telah berada di level tertinggi sejak 3 April.

Saham di sektor kesehatan melaju dengan kuat di indeks S&P 500 pada hari Selasa dengan kenaikan sebesar 1%, seiring kesepakatan yang tiba-tiba telah mendorong kenaikan saham-saham sektor ini.

Saham Allergan melonjak sebesar 15% menjadi $163.65. Valeant mengajukan untuk membeli produsen pengobatan kerut dengan Botox untuk sekitar $152.89 per saham di dalam rencana perusahaan asal Kanada tersebut untuk menjadi salah satu perusahaan farmasi terbesar di dunia. Saham Valeant yang terdaftar di AS naik sebesar 7.4% menajdi $135.31.

Tawaran lainnya juga datang seiring Novartis AG sepakat untuk membeli saham produsen obat kanker, GlaxoSmithKline Plc sebagai bagian dari seranggkaian kesepakatan di antara produsen farmasi besar. Dalam laporan terpisah mengatakan bahwa Pfizer Inc., produsen obat terbesar di dunia, dan AstraZeneca Plc mengadakan pembicaraan yang di rahasiakan.

 

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar