Rabu, 24 Mei 2017

breaking-news Moody's turunkan peringkat kredit China, AUDUSD turun 20 pip ke 0.7453

stock-index  Stock Index

Wall Street Dibuka Melemah

Jumat, 11 April 2014 20:54 WIB
Dibaca 577

Monexnews -

Indeks saham AS berjangka dibuka melemah lanjutkan pelemahan tajam sesi sebelumnya, diikuti kejatuhan indeks komposit Nasdaq terutama saham sektor teknologi dan bioteknologi.

Katalis negatif lainnya antara lain laporan earnings Q1 JPMorgan Chase yang mengecewakan, ditambah kenaikan laju inflasi tahunan AS yang memberikan sedikit ruang bagi The Fed untuk mempertahankan suku bunga rendah nya.

Meski fundamental secara keseluruhan relative baik, namun komitmen The Fed untuk menghentikan stimulus QE di akhir tahun ini secara perlahan membebani trend bullish market yang telah berlangsung dalam 5 tahun terakhir ditopang kebijakan QE.

Jika kita pertimbangkan awal dari bull market Wall Street dimulai pada 9 Maret 2009 ketika saham AS menyentuh level low krisis keuangan, semenjak itu Saham teknologi Nasdaq dan emiten biotech telah mengguat masing-masing sebesar 254% dan 281%. Sementara indeks homebuilders S&P500 menguat 256% dalam periode yang sama.

Memang cukup jelas bahwa The Fed masih melakukan pembelian obligasi yang signifikan sehingga masih banyak likuiditas tersedia, namun penyediaan likuiditas tersebut kemungkinan hanya tersisa untuk beberapa bulan lagi. Kepanikan para pelaku pasar kemungkinan akan semakin memuncak di semester kedua, karena akhir dari suntikan likuiditas QE bukan lagi bersisa beberapa bulan , namun dalam hitungan minggu.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures melemah -0.58% di level 16,017, sementara S&P500 futs turun -0.42% ke level 1,819.25 dan Nasdaq futures melorot -0.25% diperdagangkan di level 3,472.75 sejauh ini.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar