Minggu, 22 Januari 2017

breaking-news Penjualan Ritel Inggris turun -1.9% di Desember vs. 0.2% di November, ekspektasi -0.1%.

stock-index  Stock Index

Wall Street Dibuka Merosot Tajam

Selasa, 10 Maret 2015 20:59 WIB
Dibaca 438

Monexnews - Bursa saham As merosot tajam di awal perdagangan hari ini, tertekan oleh penguatan dollar dan harga minyak yang kembali melemah. Spekulasi Federal Reserve berpeluang menaikkan suku bunga di bulan Juni terus mendongkrak kinjera dollar.

Investor juga memperhatikan perkembangan masalah Yunani, dimana Menteri Keuangan Jerman, Wolfgang Schaeuble, mengatakan tidak ada bantuan untuk Yunani sampai krediturnya setuju dengan komitmen reformasi Yunani.

Data yang dirilis dari China hari ini juga cukup membebani sentimen pasar. Indeks harga konsumen China dilaporkan naik 1,4% di bulan Februari di atas estimasi ekonom sebesar 1,0%. Namun kenaikan inflasi konsumen tersebut lebih diakibatkan efek dari tahun baru Imlek. Sementara indeks harga produsen kembali mencatat penurunan tajam, memberikan sinyal semakin mendalamnya pelambatan ekonomi. Indeks harga produsen dilaporkan merosot 4,8% di bulan Februari, setelah turun 4,3% di bulan Januari.

Indeks Dow Jones saat ini merosot 1,06% menjadi 17805,16, S&P500 turun 0,82% menjadi 2060,24, dan Nasdaq melemah 1,03% menjadi 4891,47. (pap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar