Stock Index

Wall Street Ditutup Naik, Menanti Stimulus

Sabtu, 11 Agustus 2012 6:22 WIB
Dibaca 739

Monexnews - Bursa saham AS menguat menjelang penutupan pada hari Jumat, dengan S&P mencetak rally 6 kali berturut-turut, kendati data perdagangan Cina yang mengecewakan menambah kecemasan atas melambatnya tingkat pertumbuhan global. “Ketika strategi investasi diperkuat oleh harapan langkah dari bank sentral, laporan itu menunjukkan keadaan cukup buruk,” ucap Lawrence Creatura, manajer portofolio pada Federated Investors. “Kita menuju akhir musim earnings dan bursa saham akan digerakkan oleh data makroekonomi, yang sejauh ini belum membaik.”

Tingkat ekspor Cina di bulan Juli hanya naik 1% dari setahun lalu, jauh kurang dari estimasi dan menambah ekspektasi bahwa bank sentral Cina akan mengambil kebijakan lebih lanjutan untuk mendukung perekonomian. Sementara di AS tingkat harga impor turun 0.6% di bulan Juli selama 4 bulan berturut-turut, menurut Dep.Tenaga Kerja. Penurunan ini dapat memberikan Federal Reserve lebih banyak alasan untuk melonggarkan kebijakan moneter. 

Bursa saham diperdagangkan menguat sepanjang pekan di tengah harapan ECB akan mengambil tindakan dalam waktu dekat untuk menekan yield obligasi Spanyol dan Italia. “Draghi dan petinggi bank sentral tidak akan membiarkan krisis merasuki pasar,” ucap Rex Macey, CIO Wilmington Trust Investment Advisors. (xiang)

Lihat Disclaimer

Kirim Komentar Anda



Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar