Rabu, 18 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Wall Street Fluktuatif Paska Laporan Manufaktur

Senin, 3 Juni 2013 21:00 WIB
Dibaca 410

Monexnews -

Indeks saham AS berjangka terkerek naik setelah dilaporkan kejatuhan sektor manufaktur Eropa dan AS. Ironisnya penurunan sektor manufaktur ke teritori kontraksi ini justru menghidupkan kembali peluang kelanjutkan stimulus The Fed, sehingga data yang buruk berefek positif pada saham.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures menguat 0.46% di level 15,170, sementara S&P500 futs naik 0.14% ke level 1,631.25 dan Nasdaq futures melemah tipis -0.05% diperdagangkan di level 2,978.50 sejauh ini.

Indeks manufaktur ISM AS dilapoirkan jatuh ke 49.0 dari sebelumnya 50.7. Pelemahan kinerja manufaktur tampaknya dipengaruhi pelemahan permintaan domestik maupun ekspor dari Eropa dan China.

Fokus selanjutnya akan tertuju pada komentar ketua The Fed Ben Bernanke mengenai outlook ekonomi, jika terdapat indikasi penarikan stimulus The Fed lebih dini pada rapat FOMC mendatang maka indeks saham potensial dibayangi fase koreksi lebih lanjut.

Secara historical, pergerakan indeks saham AS cenderung bergerak roller coaster ketika kebijakan QE1 dan QE2 berakhir sebelumnya, kemudian dilanjutkan kenaikan yang stabil dengan volatility rendah ketika QE kembali dilanjutkan.

Oleh sebab itu, berbagai investor mengekspektasikan pergerakan yang masih volatile kedepannya, akibat ketidakpastian pada perekonomian AS apakah dapat melanjutkan pemulihan tanpa adanya QE.

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar