Jumat, 18 Agustus 2017

stock-index  Stock Index

Wall Street Menghijau Seiring Melonjaknya Saham Teknologi

Jumat, 25 April 2014 3:34 WIB
Dibaca 525

Monexnews -

Bursa saham AS menguat, dengan indeks Standard & Poor 500 mendekati rekor tertinggi, seiring relinya saham teknologi setelah laporan dari Apple Inc. yang melampaui estimasi.

Indeks S&P 500 naik sebesar 0.2% menjadi 1,878.31 di New York. Indeks Dow Jones Industrial Average hanya sedikit berubah. Indeks Nasdaq 100, yang termasuk Apple, naik 1%.

“Laporan earnings kemarin cukup baik, terutama dari sektor teknologi, namun kita akan menghadapi masalah dari kuatnya momentum selam enam hari sebelum kemarin,” kata Joe Bell, analis ekuitas senior di  Schaeffer’s Investment Research Inc di Cincinati. “Kita akan menghadapi situasi jenuh beli dan sedikit profit taking di tengah jam hari.”

Bursa saham AS telah berulang kali gagal untuk naik dari level S&P 500 saat ini. Indeks pada awal pekan ini naik dengan di bawah enam poin dari rekor tertinggi di 1,890.90 yang di capai pada tanggal 2 April. Indeks kemarin turun sebesar 0.2%, hentikan reli selama enam hari beruntun yang merupakan reli terpanjang sejak September.

Departemen perdagangan pada hari Kamis melaporkan bahwa jumlah pemesanan untuk barang tahan lama seperti mobil dan computes naik lebih dari perkiraan di bulan Maret, menunjukkan produksi yang lebih cepat akan membantu memacu ekonomi. Sementara itu dalam data terpisah menunjukkan  bahwa lebih banyak dari perkiraan pada masyarakat Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran pada pekan lalu.

Bursa saham awalnya bergerak rendah pada awal perdagangan di tengah laporan meningkatnya ketegangan di Ukraina. Presiden Vladimir Putin memperingatkan negara tersebut terhadap berlanjutnya sikap ofensif mereka terhadap para separatis setelah pasukan pemerintah membunuh lima orang pemberontak dan mendorong militer Rusia untuk memulai latihan militer di perbatasan kedua negara tersebut.

Sebuah perjanjian untuk melucuti senjata para pemberontak yang di tandatangani pada pekan lalu di Jenewa oleh Ukraina, Rusia, Uni Eropa dan AS saat ini berada di ambang kegagalan. Presiden Barack Obama pada hari Kamis mengatakan bahwa AS dan para sekutu akan meningkatkan sanksi terhadap Rusia jika Rusia tidak mematuhi perjanjian tersebut.

Dari 201 perusahaan yang terdaftar di S&P 500 yang telah merilis earnings pada musim ini, sebanyak 76% telah melampaui perkiraan analis terhadap laba, sementara 53% telah melampaui perkiraan analis terhadap penjualan, menurut data yang di kumpulkan oleh Bloomberg. Sekitar 64 dari anggota S&P 500 akan melaporkan pada hari ini dan akan menjadi periode tersibuk indeks.

Para analis perkirakan perusahaan yang terdaftar dalam indeks patokan akan melaporkan kenaikan 0.7% dalam laba kuartal pertama dan kenaikan 2.6% dalam pendapatan.

(fsyl)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar