Jumat, 24 Maret 2017

stock-index  Stock Index

Wall Street Menguat Dalam 6 dari 7 Pekan Terakhir

Sabtu, 20 September 2014 6:24 WIB
Dibaca 506

Monexnews - Sebagian besar bursa saham AS menguat pada hari Jumat, dengan Dow ditutup pada rekor tinggi, seiring investor menyambut baik debut saham Alibaba dan voting Skotlandia menghasilkan keputusan untuk tetap berada di U.K. Sekitar 55% dari rakyat Skotlandia memilih untuk tetap berasama serikat negara berumur 307 tahun tersebut dengan Perdana Menteri Inggris David Cameron berjanji untuk memberikan otonomi tambahan bagi Skotlandia. Saham alibaba melejit pada debutnya hari ini setelah mengumpulkan hampir sebanyak 22 milyar dollar dalam sebuah IPO, IPO terbesar dalam sejarah. Terkoreksi dari kenaikan sebanyak 84 poin yang mana membuatnya menyentuh rekor tinggi harian, Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 13.75 poin atau 0.1%, dengan level kenaikan mingguan pada 1.7%, dengan saham Microsoft memimpin kenaikan pada saham blue-chip yang terjadi pada 18 dari 30 komponen di Dow. S&P 500 juga mencetak rekor tinggi,namun kemundian terkoreksi menuju 2,010.40, berada sangat dekat dengan rekor tinggi penutupan yang dicetak pada sesi sebelumnya, dan naik sebesar 1.3% dari level penutupan pekan lalu. Setelah melejit ke level tertinggi sejak bulan Maret tahun 2000, Nasdaq turun s ebanyak 13.64 poin, atau 0.3%, menuju level 4,579.79.

"Investor bersiap untuk membeli Alibaba," ucap Nolte, terkait aksi jual saham sektor teknologi pada awal pekan. "Saat ini kita kembali ke level yang melebihi normal," tambahnya. Saham Oracle anjlok, sehari setelah wakil penemu Larry Ellison turun sebagai CEO; saham Concur Technologies melonjak pasca SAP mengatakan akan membeli perusahaan untuk senilai 7.4 milyar dollar dan saham Apple berfluktuasi sebelum akhirnya ditutup turun 0.8% pada hari pertama penjualan iPhone 6 dan iPhone 6 Plus. Sesi perdagangan hari Jumat juga bertepatan dengan quadruple witching, di mana kontrak berjangka dan option pada indeks serta saham individu berakhir masa kontraknya. Hal tersebut mungkin akan memicu kenaikan volume perdagangan, namun mungkin tidak banyak volatilitas, ucap Nolte.

(xiang)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar