Senin, 23 Oktober 2017

stock-index  Stock Index

Wall Street Meroket Seiring Paska Konferensi Pers The Fed

Kamis, 19 Maret 2015 2:33 WIB
Dibaca 583

Monexnews -

Bursa saham AS berjangka melejit sementara yield obligasi menurun, diikuti penurunan mata uang Dollar AS setelah Federal Reserve memberikan sinyal untuk tidak tergesa-gesa menaikkan suku bunga meskipun telah menghilangkan frase “bersabar”.

Terpantau sejauh ini indeks DJIA futures melejit 1.32% di level 18,011, sementara S&P500 futs naik 1.57% ke level 2,098.25 dan Nasdaq futures terkerek naik 1.38% diperdagangkan di level 4,431.00 sejauh ini.

Para investor tampak kembali membeli obligasi sehingga yield pada tenor 10-tahun merosot dibawah 2%, karena para investor melihat pernyataan The Fed sebagai sinyal bahwa bank setral akan mengulur waktu dalam menaikkan suku bunga pinjaman untuk perekonomian AS ditengah penguatan Dollar AS, selain itu terdapat kecemasan pertumbuhan ekonomi dunia serta sinyal terbaru bahwa ekspansi ekonomi AS mulai melambat.

Dalam pernyataannya paska rapat moneter, The Fed membuang jaminan nya bahwa akan bersikap sabar sebelum menaikkan suku bunga, dimana hal ini membuka peluang kenaikan suku bunga paling cepat di bulan Juni. Namun The Fed juga memangkas estimasi nilai median Fed funds rate di 2015 menjadi 0.625% dibanding proyeksi Desember lalu di level 1.125%.

Tentunya pemangkasan nilai median Fed Funds Rate ini mengindikasikan laju kenaikan suku bunga akan berjalan lebih lambat dibanding estimasi semula, sehingga pernyataan moneter The Fed secara keseluruhan dianggap lebih dovish.  

(Sap)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar