Rabu, 22 November 2017

stock-index  Stock Index

Yen Kembali Bebani Nikkei

Selasa, 6 Agustus 2013 7:01 WIB
Dibaca 239

Monexnews - Nikkei melemah seiring berlanjutnya penguatan yen yang dikhawatirkan dapat menggerogoti daya saing eksportir Jepang. USD/JPY menyentuh 98.10 di awal sesi Asia dan semakin menjauhi level tinggi satu minggu 99.93 yang diraih akhir pekan lalu. Investor terlihat kembali mengkhawatirkan potensi pengurangan stimulus moneter Federal Reserve pasca komentar Fed's Fisher dan meningkatnya aktivitas sektor jasa Paman Sam. Presiden Fed of Dallas, Richard Fisher, mengatakan bank sentral segera mengurangi program pembelian obligasi seraya tegaskan stimulus tidak berdampak banyak dalam penciptaan lapangan pekerjaan. Aktivitas sektor jasa AS meningkat ke level 56.0 untuk bulan Juli namun ini hanya akan memberikan alasan tambahan bagi Fed untuk segera mengurangi stimulus. Nikkei 225 turun 0,37% dan kini diperdagangkan 14208.

Dari sisi korporasi, dewan direksi Sony menolak proposal investor Daniel Loeb untuk melakukan spin-off atas unit bisnis entertainment. Harian Nikkei melaporkan Toshiba berencana membangun pabrik chip memori dengan Sandisk dengan nilai investasi mencapai $4 miliar. Harian Kyodo menulis Panasonic telah memberitahukan NTT Docomo untuk menghentikan supply smartphone model terbaru mulai musim dingin. Investor juga menantikan hasil laporan keuangan Isuzu Motor dan Suntory Beverage & Food yang dijadwalkan hari ini. (fr)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar