Rabu, 22 November 2017

Anjlok di Bawah MA-200, Minyak Kembali Bearish

Kamis, 5 Februari 2015 9:27 WIB
Dibaca 85

Monexnews - Tekanan jual kemungkinan masih akan membayangi pergerakan harga minyak mentah pada hari Kamis, menyusul rilis data persediaan AS yang menunjukkan lonjakan ke rekor tertinggi. Yang mengembalikan kekhawatiran tentang melimpahnya pasokan minyak global. Kendati telah meningkat hampir 20% sejak Jumat pekan lalu, penurunan tajam pada hari Rabu mengindikasikan jika harga minyak mungkin belum menemui bottom.

Sentimen di pasar minyak turut diperburuk oleh tanda-tanda perlambatan ekonomi China lebih lanjut. Data yang dirilis hari Rabu menunjukkan sektor jasa China tumbuh pada kecepatan paling rendah dalam 6-bulan di awal tahun.

Di sisi teknikal, bias kembali bearish seiring kejatuhan harga di bawah MA-200. Support terdekat berada di area 47.90, dimana clear break di bawah area tersebut akan memicu momentum bearish lebih lanjut menguji MA-100 di sekitar 47.00 atau bahkan area 46.30. Pada sisi sebaliknya, area 49.00 masih bertindak sebagai resistensi terdekat. Dengan kondisi stochastic dan RSI yang telah oversold, break kembali di atas area tersebut bisa memicu skenario koreksi bullish menguji ulang area 49.80 dimana terdapat MA-21 dan MA-200. Resistensi berikutnya terletak di area 51.25. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar