Sabtu, 18 November 2017

Ditopang Konflik Libya & Stimulus China, Minyak Bullish

Jumat, 6 Februari 2015 9:37 WIB
Dibaca 116

Monexnews - Harga minyak mentah masih mungkin melanjutkan rally pada perdagangan hari Jumat seiring konflik di Libya dan stimulus moneter China menopang sentimen investor. Namun secara keseluruhan kekhawatiran tentang melimpahnya pasokan global masih berpotensi membayangi setiap kenaikan harga 'emas hitam'. Pelaku pasar juga perlu mewaspadai perkembangan dari aksi mogok di 9 kilang minyak AS, yang menyumbang sekitar 10% dari kapasitas pengilangan, dan telah memasuki hari ke-6.

Di sisi teknikal, bias bullish dalam jangka pendek seiring harga kembali diperdagangkan di atas MA-200 dengan target menguji ulang level tertinggi hari Kamis di area 52.05. Clear break di atas area tersebut bisa memicu momentum bullish lebih lanjut menuju area 52.85, sebelum mengincar target berikutnya di area 54.20. Pada sisi sebaliknya, MA-21 di sekitar 50.40 akan bertindak sebaga support terdekat. Break kembali di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji MA-200 di sekitar 49.60. Support selanjutnya berada di area 49.00. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar