Sabtu, 18 November 2017

Laporan Persediaan AS Berpotensi Memperkuat Bearish Minyak

Rabu, 18 Maret 2015 10:36 WIB
Dibaca 81

Monexnews - Pergerakan negatif harga minyak mentah kemungkinan masih akan berlanjut pada hari Rabu, terlebih setelah laporan American Petroleum Institute menunjukkan kenaikan stok minyak AS sebanyak 10,5 juta barrel dalam pekan yang berakhir 13 Maret. Bukan tidak mungkin pertumbuhan persediaan tersebut juga akan dikonfirmasi oleh data resmi dari Energy Information Administration pada pukul 21.30 WIB malam nanti. Kenaikan mingguan ke-10 berturut-turut akan membawa persediaan minyak AS ke rekor tertinggi baru, yang selanjutnya akan mendatang tekanan bearish lebih lanjut pada harga 'emas hitam'.

Pelaku pasar minyak juga tengah menantikan pengumuman kebijakan dari Federal Reserve AS tengah malam nanti. Sinyal kenaikan suku bunga AS pada pertengahan tahun berpotensi mendorong apresiasi Dollar AS secara luas, membuat komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi lebih mahal untuk pemegang mata uang lainnya. Sehingga dapat mengurangi permintaan untuk minyak mentah.

Di sisi teknikal, berdasarkan grafik 4-jam, bias masih bearish terutama jika harga mampu break konsisten di bawah area 42.50. Yang akan memicu momentum bearish lebih lanjut mengincar area 41.30, sebelum mendekati area 40.20. Namun kita harus mewaspadai kondisi stochastic dan RSI yang terlihat mulai oversold. Dengan area 43.55 yang telah berganti peran menjadi resistensi terdekat, break kembali di atas area tersebut bisa memicu skenario koreksi bullish menguji ulang area 44.30 (dimana terdapat pula MA-21 di sekitarnya) atau bahkan area 44.90. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar