Selasa, 24 Oktober 2017

Minyak Cenderung Bearish Menjelang Laporan Persediaan AS

Selasa, 28 April 2015 9:36 WIB
Dibaca 79

Monexnews - Harga 'emas hitam' berpotensi kembali tertekan dalam perdagangan hari Selasa seiring investor mengalihkan fokus dari gejolak geopolitik di Yaman ke laporan persediaan AS, yang diprediksi masih akan menunjukkan pertumbuhan lebih lanjut. Hingga pekan yang berakhir 18 April, cadangan minyak mentah AS telah mencatat kenaikan 15 pekan beruntun. American Petroleum Institute (API) dijadwalkan untuk melaporkan data pasokan minyak AS setelah bel penutupan perdagangan hari Selasa, sedangkan angka resmi baru akan dirilis Energy Information Administration (EIA) pada Rabu malam.

Sentimen pelemahan harga minyak turut diperkuat oleh pernyataan Menteri Perminyakan Arab Saudi, Ali al-Naimi, yang pada hari kemarin mengatakan siap menambah jumlah pasokan minyak ke China jika dibutuhkan. Di samping itu, investor juga cenderung meningkatkan kewaspadaan dalam mengambil posisi menjelang dimulainya rapat kebijakan Federal Reserve AS pada hari ini.

Di sisi teknikal, mengacu dari grafik 4-jam, bias masih bearish meskipun tetap dibutuhkan break konsisten di bawah area 55.70 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji area 55.05 sebelum mengincar area MA-100 di sekitar 54.40. Pada sisi sebaliknya, area 56.65 akan bertindak sebagai resistensi terdekat. Dengan stochastic dan RSI yang terlihat mulai oversold, break kembali di atas area tersebut seharusnya bisa memicu skenario koreksi bullish menguji ulang area 57.50 (fibo 23,6% dari 107.65-42.01) atau bahkan area 58.30. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar