Minggu, 22 Oktober 2017

Kembali Bearish, Minyak Mengincar Area 57.50

Jumat, 8 Mei 2015 8:59 WIB
Dibaca 71

Monexnews - Harga minyak berpotensi melemah lebih lanjut pada hari Jumat, setelah anjlok sekitar 3% pada hari sebelumnya, seiring Dollar AS kembali diperdagangkan menguat terhadap hampir semua major currency. Greenback yang lebih kuat akan membuat komoditas berdenominasi mata uang AS menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, yang pada gilirannya akan dapat menekan permintaan. 

Antisipasi menjelang rilis data ketenagakerjaan krusial AS nanti malam juga turut menopang penguatan Dollar AS. Non Farm Payrolls AS diprediksi akan menunjukkan pertumbuhan 224.000 pekerjaan baru pada bulan lalu, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya. Angka yang lebih kuat dari ekspektasi bisa mendorong kembali harapan kenaikan suku bunga AS di bulan Juni.

Keprihatinan atas banjir pasokan juga kembali membayangi sentimen investor, meskipun data resmi persediaan minyak AS yang dirilis hari Rabu lalu menunjukkan penurunan hampir 4 juta barrel dalam pekan yang berakhir 30 April. Bagaimanapun, stok minyak mentah AS masih bertengger di sekitar rekor tertinggi. Sementara persediaan bahan bakar juga masih tinggi menjelang musim berkendara di AS.

Di sisi teknikal, mengacu dari grafik 4-jam, bias bearish meskipun masih dibutuhkan penembusan konsisten di bawah area 58.30 untuk memicu momentum bearish lebih lanjut menguji MA-100 di sekitar 57.90 atau bahkan fibo 23,6% dari 107.65-42.01 di sekitar 57.50. Namun kita juga harus mewaspadai kondisi stochastic dan RSI yang telah oversold. Break kembali di atas area 59.35 seharusnya bisa memicu skenario koreksi bullish menguji ulang MA-21 di sekitar 60.10, sebelum mengincar area 61.05. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar