Rabu, 22 November 2017

Terhadang MA-200, Minyak Kesulitan Melanjutkan Rally

Senin, 8 Juni 2015 12:44 WIB
Dibaca 61

Monexnews - Minyak mentah berpotensi diperdagangkan negatif pada awal pekan ini menyusul rilis data ekonomi China yang menunjukkan impor minyak merosot tajam di bulan Mei. Sementara keputusan OPEC pada pekan lalu untuk mempertahankan kuota produksi sebesar 30 juta barrel per hari juga menjaga kekhawatiran tentang kelebihan pasokan di pasar global. Harga 'emas hitam' juga kemungkinan akan mendapat tekanan dari Dollar AS, menyusul rilis data ketenagakerjaan AS yang lebih baik dari perkiraan.

Namun penurunan harga kemungkinan masih akan terbatasi oleh faktor teknikal. Mengacu dari grafik 4-jam, bias cenderung masih bullish terutama jika harga mampu clear break di atas area 59.00 (MA-200). Yang bisa memicu momentum bullish lebih lanjut menguji ulang area 59.30, sebelum mengincar area 59.85. Pada sisi sebaliknya, support terdekat dapat dijumpai di area 58.10. Break konsisten di bawah area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji ulang area 57.70 (fibo 23,6% dari 42.01-62.55). Area 57.25 akan bertindak sebagai support berikutnya. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar