Selasa, 24 Oktober 2017

Terhadang MA-21, Harga Minyak Berpotensi Sideways

Jumat, 12 Juni 2015 9:26 WIB
Dibaca 44

Monexnews - Kekhawatiran atas masalah hutang Yunani, yang telah memicu penguatan Dollar AS, masih mungkin membayangi pergerakan harga minyak mentah pada hari Jumat. Namun penurunan 'emas hitam' kemungkinan hanya akan terbatas, seiring membaiknya outlook permintaan untuk tahun ini. 

Energy Information Administration pada pekan ini meng-upgrade proyeksi permintaan minyak mentah di pasar AS, setelah sebelumnya mengumumkan penurunan mingguan ke-6 beruntun dalam persediaan minyak AS. Sementara International Energy Agency dalam laporan pasar minyak bulanannya juga menaikkan proyeksi permintaan minyak global untuk tahun 2015.

Di sisi teknikal, mengacu dari grafik 4-jam, bias bearish terutama jika harga mampu break konsisten di bawah area 60.30. Area dimana terdapat pula MA-21 di sekitarnya. Yang berpotensi memicu keberlanjutan pergerakan bearish menguji area 59.85, sebelum mengincar area 59.40 (MA-21 dan MA-200) yang menjadi support kunci. Pada sisi sebaliknya, area 60.90 akan bertindak sebagai resistensi terdekat. Break kembali di atas area tersebut akan membawa harga ke zona netral dalam jangka pendek, dengan kemungkinan menguji area 61.35. Resistensi berikutnya dapat dijumpai di area 61.80. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar