Minggu, 19 November 2017

Terhadang MA-200, Minyak Berpotensi Rebound

Senin, 15 Juni 2015 12:33 WIB
Dibaca 50

Monexnews - Harga minyak mentah berpotensi melanjutkan pelemahan untuk hari ke-3 berturut-turut pada awal pekan ini, seiring kekhawatiran tentang kelebihan pasokan di pasar global mengimbangi kenaikan permintaan di pasar AS. Pada pekan lalu laporan resmi persediaan minyak AS yang dirilis Energy Information Administration menunjukkan penurunan untuk pekan ke-6 berturut-turut di tengah berlangsungnya puncak musim berkendara. Namun berita positif itu harus teredam oleh pernyataan Arab Saudi, eksportir minyak terbesar di dunia, yang mensinyalkan kesiapan untuk mendongkrak output di atas level rekor guna memenuhi kenaikan permintaan.

Selain itu, 'emas hitam' juga berpotensi mendapat tekanan dari penguatan Dollar AS menjelang pertemuan kebijakan 2 hari Federal Reserve pada 16-17 Juni besok. Yang mungkin saja akan mensinyalkan tentang waktu kenaikan tingkat suku bunga AS pada tahun ini.

Di sisi teknikal, mengacu dari grafik 4-jam, bias bearish terutama jika harga mampu clear break di bawah area 59.50, dimana terdapat MA-200 dan MA-100. Yang berpotensi memicu momentum bearish lebih lanjut menguji ulang area 59.00, sebelum mengincar area 58.40. Pada sisi sebaliknya, resistensi terdekat dapat dijumpai di area 60.20. Dengan kondisi stochastic dan RSI yang terlihat mulai oversold, break konsisten di atas area tersebut mungkin bisa memicu skenario koreksi bullish menguji MA-21 di sekitar 60.60 atau bahkan area 61.05. (vid)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar