Jumat, 24 November 2017

Penguatan Dollar Bebani Emas, Nantikan GDP China

Selasa, 14 Juli 2015 13:53 WIB
Dibaca 98

Monexnews - Harga minyak masih berada di bawah tekanan bullish seiring fokus investor yang beralih dari kecemasan atas "Grexit" menuju spekulasi kenaikan suku bunga AS serta perbedaan yield obligasi Eropa dan AS menguatkan dollar. Investor emas juga akan menantikan rilis data GDP China dan pidato dari Janet Yellen besok, namun fokus hari ini masih akan tertuju pada data penjualan ritel AS nanti malam.

Secara keseluruhan bias masih bearish, dengan break ke bawah area 1152 akan membuka jalan untuk menguji area 1142. Sementara untuk pergerakan naik, diperlukan break ke atas area 1160 (bagian atas bearish channel) untuk menghentikan outlook bearish saat ini.

(Agus Chandra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar