Selasa, 21 November 2017

CPO: Sinyal Masih Samar, Awasi Kisaran RM2375 – RM2410

Rabu, 16 Januari 2013 7:31 WIB
Dibaca 34

Monexnews - Kontrak minyak sawit Malaysia bergerak naik, mengikuti kenaikan harga rivalnya, minyak kedelai, tetapi penguatan masih akan tertahan oleh lemahnya tingkat ekspor dan tingginya persediaan di negara produsen terbesar kedua dunia tersebut.

Tingkat ekspor minyak sawit Malaysia untuk 1-15 Januari turun sebanyak 20.7% ke 570.510 ton dari bulan sebelumnya, dikatakan Intertek Testing Services.

Surveyor lainnya, Societe Generale de Surveillance melaporkan adanya kejatuhan ekspor dalam periode yang sama. Pengiriman juga bergerak turun dalam 10 hari awal bulan tersebut.

Secara teknikal, pergerakan CPO masih terlihat bearish da namun memiliki kecenderungan untuk mencari arah, sebagaimana diperlihatkan oleh GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang masih terlihat naik, yang siap bersinggungan dengan EMA-Jangka Panjang (garis biru), untuk segera membentuk celah penurunan baru di sepanjang pergerakan hariannya.

MACD juga terlihat bergerak turun dengan kecenderungan stabil, masih diatas area nol (0), sehingga katalis untuk bergerak naik atau turun masih belum jelas. Sementara Stochastics juga mengalami pergerakan bearish, dimana indikator harga terus mengalami kejatuhan mendekati area 30.

Apabila harga terkonfirmasi turun, maka kisaran support akan tercatat di RM2375 (Fibonacci Retracement 50%), RM2340 (Fibonacci Retracement 38.2%) dan RM2297 (Fibonacci 23.6%). Sementara apabila harga bergerak naik atau rebound, maka kisaran resistance akan tercatat di RM2410 (Fibonacci Retracement 61.8%), RM2442 (Fibonacci Retracement 72.8%) dan RM2522 (Fibonacci Retracement 100%).

(Ariana Nur Akbar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar