Sabtu, 18 November 2017

CPO: GMMA & MACD Sepakat Bearish, Waspadai Uji Support Di RM2356

Jumat, 18 Januari 2013 9:27 WIB
Dibaca 27

Monexnews - Kontrak minyak sawit Malaysia bergerak turun setelah India menerapkan pajak impor minyak sawit.

“Harga minyak sawit turun saat India mengenakan pajak impor sebesar 2.5%, yang menyebabkan para pembeli dari Eropa menahan diri. Para pembeli juga masih mewaspadai posisi karena adanya keyakinan bahwa harga mungkin akan semakin tertekan oleh prospek panen kedelai di AS”, dikatakan seorang pialang.

Secara teknikal, pergerakan CPO masih dalam kisaran bearish-nya, dengan pergerakan turun yang masih terlihat bertahan kuat di pergerakan hariannya, sebagaimana diperlihatkan oleh GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang bergerak turun diikuti oleh pergerakan EMA-Jangka Panjang (garis biru), memberikan indikasi untuk segera membuka celah turun.

MACD sendiri masih memperlihatkan potensi koreksi, dengan bergerak menyentuh area nol (0). Sementara Stochastics sendiri masih sempat memperlihatkan sinyal bullish, dengan sedikit kecenderungan untuk bergerak stabil di pergerakan hariannya, dengan indikator harga yang masih bergerak dekat area 30.

Untuk pergerakan turunnya, kisaran support akan tercatat di RM2356 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan RM2304 (Fibonacci Retracement 0%). Sebaliknya, apabila harga terkonfirmasi menguat, maka kisaran resistance akan tercatat di RM2414 (Fibonacci Retracement 50%) dan RM2440 (Fibonacci Retracement 61.8%).

(Ariana Nur Akbar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar