Senin, 20 November 2017

CPO: Indikator Positif Bullish, Awasi Pengujian Resistance Dekat RM2408

Rabu, 23 Januari 2013 10:02 WIB
Dibaca 26

Monexnews - Kontrak minyak sawit Malaysia bergerak naik ke level tertingginya dalam lebih ari 2 pekan, mengikuti pergerakan naik harga minyak kedelai saat cuaca kering melanda area produktif Amerika Selatan yang memicu kekhawatiran mengenai persediaan minyak pangan saat permintaan global mulai pulih.

Cuaca kering di sebagian area di Argentina dan Brazil mungkin akan mengganggu panen kedelai dan membawa para pelaku aksi beli ke minyak sawit, yang saat ini diperdagangkan dengan harga diskonto sebanyak lebih dari $300 per ton.

Secara teknikal, pergerakan CPO sepertinya mulai mengalami kepulihan, sebagaimana diperlihatkan oleh GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang bergerak naik mengikuti pergerakan EMA-Jangka Panjang (garis biru), yang ternyata telah membuka celah naik, walau dengan kenaikan yang bergerak naik tinggi secara tiba-tiba tersebut kemungkinan akan mengundang aksi profit-taking di pergerakan sepanjang hari ini.

MACD pun memperlihatkan indikasi pergerakan naik, dimana indikator harga bergerak naik  diatas area nol (0). Sementara Stochastics juga memperlihatkan hal yang sama, dimana indikator harga bergerak naik meninggalkan area rendahnya di 30.

Apabila harga terus mengalami rebound yang cukup kuat, maka kisaran resistance akan tercatat di RM2408 (Fibonacci Retracement 50%), RM2434 (Fibonacci Retracement 61.8%) dan RM2459 (Fibonacci Retracement 72.8%). Sementara apabila harga justru mengalami koreksi, maka kisaran support akan tercatat di RM2381 (Fibonacci Retracement 38.2%), RM2348 (Fibonacci Retracement 23.6%) dan RM2294 (Fibonacci Retracement 0%).

(Ariana Nur Akbar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar