Minggu, 19 November 2017

CPO: GMMA dan MACD Sepakat, Resistance RM2566 Siap Mengikat

Selasa, 12 Februari 2013 10:37 WIB
Dibaca 54

Monexnews - Impor minyak pangan India diperkirakan akan mengalami kenaikan sebesar 29% ke tingginya selama ini di bulan Januari terkait pembelian minyak sawit yang berharga murah dari Indonesia, dan terutama Malaysia, ditunjukkan sebuah survey dari Reuters.

Impor minyak sayuran India sebelumnya mencapai 1.1-1.2 juta ton bulan lalu, dengan perkiraan para trader dengan adanya kemungkina kenaikan impor sebesar 14.1% di angka 893.750 ton, menurut perkiraan dari sebuah survey yang ditunjukkan pada hari Senin kemarin.

Secara teknikal, pergerakan CPO dalam kisaran hariannya masih terlihat bullish, sebagaimana diperlihatkan oleh GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang bergerak naik bersama EMA-Jangka Panjang, walau sedikit terlihat potensi koreksi dalam beberapa hari mendatang.

Selain itu, MACD mulai memperlihatkan pudarnya sinyal bullish, dengan indikator harga yang bergerak masih diatas area nol (0). Sementara Stochastics sendiri justru memperlihatkan peluang adanya koreksi, dengan indikator harga yang bergerak turun menyentuh area 80, setelah sebelumnya bertahan dekat area 100.

Apabila harga bergerak turun, maka kisaran support akan tercatat di RM2548 (Fibonacci Retracement 61.8%) dan RM2528 (Fibonacci Retracement 50%). Sementara apabila yang terjadi sebaliknya, maka kisaran resistance akan tercatat di RM2566 (Fibonacci Retracement 72.8%) dan RM2612 (Fibonacci Retracement 100%).

(Ariana Nur Akbar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar