Minggu, 22 Oktober 2017

CPO: Sinyal Bearish Terpantau, Kisaran Support Di RM2349-RM2286

Senin, 4 Maret 2013 9:52 WIB
Dibaca 39

Monexnews - Kontrak minyak sawit Malaysia terlihat bergerak melemah dikarenakan menguat dollar AS dan para investor yang melikuidasi posisi menjelang pertemuan penting yang diperkirakan pekan ini dimana perkiraan bearish diperkirakan masih akan mengemuka.

“Para spekulan melakukan likudiasi posisi beli kontrak minyak sawit menjelang konferensi Price Outlook, yang masih mengkhawatirkan persediaan minyak sawit MPOB bulan Februari, yang mungkin akan kembali meningkat mengikuti tingkat ekspor bulan lalu dan data persediaan/permintaan dan panen dari USDA di penghujung pekan ini, yang mungkin akan dirilis negatif. Para pelaku beli fisik memilih melakukan aksi beli selektif di sepinya perdagangan.

Secara teknikal, pergerakan CPO masih terlihat dibayangi oleh pendekatan sinyal bearish, dimana hal ini diperlihatkan oleh GMMA, yang diwakili oleh EMA-Jangka Pendek (garis merah) yang bersinggungan dengan EMA-Jangka Panjang (garis biru), yang memberikan indikasi adanya sinyal kuat turun di sepanjang pergerakan harian.

MACD sendiri memberikan konfirmasi hal tersebut bersama dengan Stochastics, dengan indikator harga MACD yang bergerak turun ke bawah area 80, dan indikator harga Stochastics yang bergerak koreksi ke bawah area sekitar 20-30. Apabila harga terus mengalami koreksi, maka bukan tidak mungkin harga akan menyentuh kisaran support di RM2349 (Fiboa 50%), RM2321 (Fibo 38.2%) dan RM2286 (Fibo 0%).

Sementara apabila harga mengalami rebound, maka kisaran resistance akan tercatat du RM2376 (Fibo 61.8%), RM2402 (Fibo 72.8%) dan RM2467 (Fiboa 100%).

(Ariana Nur Akbar)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar