Sabtu, 25 November 2017

Emas Bisa Tertekan Ke 1589

Rabu, 27 Maret 2013 10:52 WIB
Dibaca 190

Monexnews - Pernyataan dari Kepala Euro Group Jeroen Dijsselbloem yang juga adalah menteri keuangan Belanda mengenai Siprus, sempat membuat pasar keuangan khawatir. Beliau mengatakan bahwa pola penyelamatan keuangan yang dilakukan di siprus, yang mengenakan pajak pada rekening bank yang ada di perbankan, bisa menjadi pola yang akan diterapkan di negara-negara lain di zona euro.

Namun pernyataan ini segera di-counter oleh anggota dewan eksekutif Bank Sentral Eropa (ECB), Benoit Coeure. Beliau mengatakan bahwa pandangan dari Jeroen tidaklah tepat. Pola penyelamatan di Siprus tidak akan dijadikan model untuk negara Eropa lainnya karena situasi di Siprus tidak bisa disamakan dengan situasi di negara lain. Pernyataan ini langsung menenangkan pasar keuangan.

Meski demikian, situasi di Siprus masih mendorong pelemahan euro dan dollar AS masih menguat. Indeks dollar AS masih di kisaran tingginya, saat ini berada di level 82.95. Penguatan dollar AS tentunya memberi tekanan bagi harga emas.

Bila kita melihat grafik 4 jam, terlihat emas membentuk resisten di kisaran MA 200 di $1603 per troy ons. Indikator MACD masih mengindikasikan tekanan turun, demikian pula indikator Stochastics. Meski demikian masih ada peluang harga untuk menguji kembali level resisten tersebut. Dan bila resisten tersebut mampu bertahan, tekanan turun berpeluang membawa harga menguji level support di 1589.

(Ariston Tjendra)

Data ekonomi hari ini: http://www.monexnews.com/calendar/index.htm

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar