Rabu, 22 November 2017

Emas Masih Tertekan di Bawah 1374

Kamis, 23 Mei 2013 10:56 WIB
Dibaca 172

Monexnews - Harga emas sempat menembus resisten 1386 sebelum pidato Bernanke semalam dan menguat hingga 1414. Bernanke mengatakan bahwa pengetatan moneter yang terlalu awal akan mengganggu pertumbuhan. Namun demikian Bernanke juga mengatakan bahwa Fed akan tetap mengevaluasi penerapan stimulus terhadap keadaan ekonomi terkini. Menurutnya bisa saja dalam beberapa ratpat yang akan datang jika momentum pertumbuhan ekonomi sudah stabil, Fed akan mengambil keputusan untuk mengurangi program pembelian obligasi senilai $85 milyar dollar.

Pernyataan tersebut memberikan indikasi ke pasar bahwa Fed sudah siap untuk mengambil langkah pengetatan bila diperlukan. Dan ini yang membuat dollar kembali menguat dan harga emas kembali tertekan menembus support kemarin 1370 dan melemah hingga 1354.

Potensi pelemahan masih membayangi pergerakan harga emas hari ini. Bila harga emas tidak mampu menembus level 1374 (MA 200 grafik 30 menit) harga emas bisa kembali menguji level support di 1354. Pergerakan di bawah level support, membuka peluang pelemahan lanjutan ke area support selanjutnya di 1338.

Sementarta pergerakan di atas 1374 bisa membuka peluang penguatan mendekati area 1400.

Hari ini data-data PMI manufaktur dan jasa yang dirilis di China dan kawasan Eropa serta data GDP Inggris bisa menjadi market mover. Data PMI China yang dirilis tadi pagi menunjukkan kontraksi dan sempat menekan harga emas. Sementara dari AS, pernyataan dari anggota Fed, James Bullard, data klaim tunjangan pengangguran dan data penjualan rumah baru bisa menjadi penggerak harga pada malam harinya. Data-data AS yang bagus bisa mendorong penguatan dollar AS dan berimbas pada tekanan turun harga emas.

(Ariston Tjendra)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar