Selasa, 21 November 2017

Minyak Di Dalam Channel Bullish

Rabu, 3 Juli 2013 9:46 WIB
Dibaca 31

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator MACD, dan RSI dapat menyediakan peluang kenaikan lebih lanjut bagi minyak. Sentimen cukup bullish dengan minyak yang diperdagangkan di dalam channel bullish dan di atas Moving Average (MA) 50-100-200. Meski demikian, tetap waspadai aksi profit-taking seiring indikator Stochastic kini berada di area overbought.

Dari sisi fundamental, investor tetap khawatir dengan potensi terganggunya supplai minyak dunia seiring berlarutnya gejolak di Timur Tengah, kawasan produksi minyak terbesar di dunia tersebut. Kondisi Mesir memburuk seiring merebaknya kekhawatiran militer Mesir akan melakukan kudeta terhadap Presiden Mursi. Ledakan mobil kembali terjadi di Irak dan menewaskan 45 orang di Baghdad. Berkurangnya cadangan minyak AS (versi API) juga turut memberikan sentimen positif. Meski demikian, investor masih menantikan data cadangan minyak AS (versi EIA) untuk mencari petunjuk lebih lanjut atas outlook supplai minyak di AS.

Outlook minyak kini cukup bullish; dimana posisi long lebih sesuai dengan stop-loss $100.30. $102.25 dan $103.70 (harga tertinggi 19 dan 5 Januari 2012) adalah resisten. $101.20 dan $100.40 (harga tertinggi 13 Desember 2012 dan 14 September 2012) merupakan support.

Resistance Level : $102.25, $103.70, $104.35

Support Level     : $101.20, $100.40, $99.20

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar