Selasa, 21 November 2017

Kospi Membatasi Penguatan Atas Data yang Buruk

Rabu, 30 Oktober 2013 11:20 WIB
Dibaca 18

Monexnews - Kospi dibuka gap up pada hari Rabu, terangkat penguatan pasar global dengan para investor bertaruh bahwa Federal Reserve masih akan mempertahankan kebijakan stimulus mereka  saat ini untuk jangka waktu lebih lama, tetapi penguatan kembali dibalik melemah setelah data industrial Korea Selatan yang melemah.

Wall Street ditutup pada rekor high Selasa malam dan mendorong pasar ekuitas global menguat menjelang pengumuman laporan Federal Reserve untuk rencana program stimulus mereka kedepannya, sementara Dollar menguat terbanyak setelah pelemahan hampir 2 bulan.

Dollar menguat untuk 3 sesi berturut –turut terhadap nilai tukar seiring para pelaku pasar kembali membeli dollar atas spekulasi pasar telah menyertakan kemungkinan Federal Reserve akan mempertahankan program stimulus mereka dalam bulan-bulan ke depan.

Bila Fed memberikan tanda-tanda tentang kapan mereka akan memulai pemotongan stimulus mereka, dollar dapat menguat seiring pelaku pasar menutup posisi yang berlawanan terhadap mata uang ini.

Kospi nampak bertahan pada level open pagi ini dengan resistance pada double top 273.90. Bollinger band bergerak naik, indikasi trend masih bullish.

Stochastic daily bergerak naik tajam, indikasi trend bullish dominan. MACD daily bergerak turun mendatar pada zona positif,  indikasi trend bullish dibayangi tekanan turun.

Trend Bullish

Res         : 273.90 – 275.45 – 276.40

Sup        : 270.50 – 269.70 – 268.75 

(andian)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar