Sabtu, 21 Oktober 2017

Inverted Hammer Terlihat di Palm Oil

Selasa, 12 November 2013 9:56 WIB
Dibaca 27

Monexnews - Pada grafik harian, terbentuknya pola candle stick “Inverted Hammer”, dan turunnya indikator Stochastic dapat menyediakan peluang penurunan bagi palm oil. Penurunan masih bersifat profit-taking mengingat masih adanya sentimen bullish seiring palm oil masih diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bullish. Waspadai level penutupan harian di bawah batas bawah channel bullish (RM2500) karena dapat memicu kejatuhan yang lebih dalam. 

Dari sisi fundamental, musim hujan di Malaysia dan Indonesia untuk periode November-Januari dapat menganggu produksi palm oil. Meski demikian, naiknya produksi dan cadangan palm oil Malaysia, serta turunnya ekspor palm oil Malaysia dapat memberikan sentimen negatif. Investor juga bersikap waspada menanti hasil pertemuan partai Komunis Cina yang dapat menentukan arah kebijakan perekonomian terbesar No.2 di dunia tersebut.

Outlook palm oil masih bullish, namun tajamnya rally dari akhir September hingga awal November dapat mendorong berlanjutnya aksi profit-taking. Dengan demikian, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss  RM2605. RM2551 dan RM2585 (harga tertinggi 11 dan 6 November) adalah resisten. RM2506 dan RM2485 (harga terendah 8 November dan tertinggi 23 Oktober) merupakan support.

Resistance Level : RM2551, RM2585, RM2600

Support Level     : RM2506, RM2485, RM2454

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar