Senin, 20 November 2017

Palm Oil Bentuk Double-Top

Jumat, 15 November 2013 10:02 WIB
Dibaca 30

Monexnews - Pada grafik harian, kesulitan palm oil untuk mencatatkan level penutupan harian di atas RM2632 dapat isyaratkan terbentuknya pola double-top yang dapat memancing kembali aksi profit-taking. Penurunan masih bersifat profit-taking dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish (RM2530). Sentimen masih bullish seiring palm oil masih diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bullish.

Dari sisi fundamental, musim hujan di Malaysia dan Indonesia untuk periode November-Januari dapat menganggu produksi palm oil. Kecemasan akan dampak dari badai Haiyan terhadap supplai minyak nabati lainnya di Filipina dan Cina juga telah menimbulkan harapan akan meningkatnya permintaan terhadap palm oil sebagai minyak nabati. Ini masih dapat menjadi sentimen positif untuk palm oil. Meski demikian, investor mungkin bersikap waspada menanti data ekspor palm oil Malaysia yang akan dirilis hari ini.

Outlook palm oil masih bullish, namun tajamnya rally belakangan dapat memicu aksi profit-taking. Dengan demikian, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss  RM2650. RM2617 dan RM2632 (harga tertinggi 14 dan 4 November) adalah resisten. RM2565 dan RM2545 (harga terendah 13 dan 6 November) merupakan support.

Resistance Level : RM2617, RM2632, RM2650

Support Level     : RM2565, RM2545, RM2530

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar