Senin, 23 Oktober 2017

Palm Oil Uji Channel Bullish

Rabu, 20 November 2013 10:07 WIB
Dibaca 24

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator Stochastic, RSI, dan pola double-top dapat menyediakan tekanan penurunan untuk menguji batas bawah channel bullish. Waspadai level penutupan harian di bawah channel bullish (RM2550) karena dapat memicu kejatuhan yang lebih dalam. Penurunan masih bersifat profit-taking mengingat sentimen bullish masih ada seiring palm oil masih diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bullish.

Dari sisi fundamental, musim hujan di Malaysia dan Indonesia untuk periode November-Januari dapat menganggu produksi palm oil. Keputusan Malaysia untuk menaikan pajak ekspor palm oil mulai Desember juga dapat meningkatkan ekspor sebelum kenaikan pajak berlaku. Ini masih dapat menjadi sentimen positif untuk palm oil.

Meski demikian, laporan Oil World yang memprediksikan kenaikan produksi palm oil dan juga biji bunga matahari (salah satu produk substitusi palm oil untuk bio-energi) dapat memberikan sentimen negatif. Investor juga waspada menantikan data ekspor palm oil Malaysia yang akan dirilis hari ini.

Outlook palm oil masih bullish, namun tajamnya rally belakangan dapat memicu aksi profit-taking. Dengan demikian, posisi short lebih sesuai dengan stop-loss  RM2605. RM2586 dan RM2600 (harga tertinggi 19 November dan 31 Oktober) adalah resisten. RM2545 dan RM2525 (harga terendah 6 dan 7 November) merupakan support.

Resistance Level : RM2586, RM2600, RM2620

Support Level     : RM2545, RM2525, RM2506

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar