Senin, 20 November 2017

Penurunan Palm Oil Masih Profit-Taking

Selasa, 26 November 2013 9:52 WIB
Dibaca 19

Monexnews - Pada grafik harian, naiknya indikator Stochastic dapat menyediakan peluang kenaikan bagi palm oil. Sentimen masih bullish seiring palm oil masih diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bullish. Meski demikian, palm oil perlu mencatatkan level tertinggi harian yang semakin tinggi untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat memicu aksi profit-taking. Penurunan masih bersifat profit-taking dan mungkin terbatas hingga batas bawah channel bullish (RM2595)

Dari sisi fundamental, keputusan Malaysia dan Indonesia untuk menaikan pajak ekspor palm oil mulai Desember dapat meningkatkan ekspor sebelum kenaikan pajak berlaku. Lemahnya nilai tukar Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Ini masih dapat menjadi sentimen positif bagi palm oil.

Meski demikian, investor sepertinya masih khawatir dengan kenaikan produksi palm oil Indonesia dan Malaysia seperti yang dilaporkan oleh GAPKI dan MPOA. Rendahnya harga minyak dunia juga dapat mengurangi daya tarik palm oil untuk bio-energi. Ini dapat menjadi sentimen negatif untuk palm oil.

Outlook palm oil masih bullish, namun tajamnya kenaikan sejak akhir September dapat menyediakan kesempatan untuk profit-taking. Dengan demikian, posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss  RM2700. RM2664 dan RM2692 (harga tertinggi 25 dan 22 November) adalah resisten. RM2595 dan RM2570 (harga terendah 21 dan 22 November) merupakan support.

Resistance Level : RM2664, RM2692, RM2710

Support Level     : RM2595, RM2570, RM2545

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar