Kamis, 23 November 2017

Palm Oil Terlihat Berkonsolidasi

Jumat, 29 November 2013 10:15 WIB
Dibaca 35

Monexnews - Pada grafik harian, mendatarnya indikator MACD, Stochastic, dan RSI dapat isyaratkan palm oil tengah alami konsolidasi.Sentimen masih bullish seiring palm oil masih diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bullish. Namun, palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian di atas resisten RM2692 untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat memicu aksi profit-taking.

Dari sisi fundamental, lemahnya nilai tukar Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Ini masih dapat menjadi sentimen positif bagi palm oil.

Meski demikian, investor sepertinya khawatir dengan efek kenaikan pajak ekspor palm oil Indonesia dan Malaysia yang mulai berlaku awal Desember nanti yang dapat mengurangi outlook ekspor palm oil dari kedua negara tersebut. Rendahnya harga minyak dunia juga dapat mengurangi daya tarik palm oil untuk bio-energi. Ini dapat menjadi sentimen negatif untuk palm oil.

Outlook palm oil masih bullish, namun tajamnya kenaikan sejak akhir September dapat menyediakan kesempatan untuk profit-taking. Dengan demikian, posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss  RM2700.. RM2666 dan RM2692 (harga tertinggi 28 dan 22 November) adalah resisten. RM2626 dan RM2602 (harga terendah 28 dan 26 November) merupakan support.

Resistance Level : RM2664, RM2692, RM2710

Support Level     : RM2626, RM2602, RM2570

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar