Sabtu, 18 November 2017

Palm Oil Terlihat Berkonsolidasi

Jumat, 6 Desember 2013 9:59 WIB
Dibaca 21

Monexnews - Pada grafik harian, mendatarnya indikator MACD, Stochastic, dan RSI dapat isyaratkan palm oil tengah alami periode konsolidasi. Sentimen masih bullish seiring palm oil diperdagangkan di atas Moving Average (MA) 50-100-200 dan di dalam channel bullish. Meski demikian, palm oil harus mencatatkan level penutupan harian di atas RM2692 untuk melanjutkan momentum kenaikan; dimana kegagalan dapat memicu aksi profit-taking. Waspadai level penutupan harian di bawah channel bullish (RM2620) karena dapat menambah tekanan penurunan.

Dari sisi fundamental, pelemahan mata uang rupiah Indonesia dan ringgit Malaysia dapat memberikan harapan akan meningkatnya ekspor dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Januari di Malaysia dan Indonesia juga menimbulkan kecemasan akan potensi terganggunya produksi palm oil. Ini dapat menjadi sentimen positif untuk palm oil.

Meski demikian, sentimen cukup rapuh seiring investor menantikan data tenaga kerja AS nanti malam yang dapat memberikan petunjuk lebih lanjut kapan Federal Reserve akan mulai kurangi pemberian stimulus moneternya.

Outlook palm oil masih bullish, dimana posisi long  lebih sesuai dengan stop-loss  RM2600. RM2665 dan RM2692 (harga terendah 25 dan 22 November) adalah resisten. RM2620 dan RM2605 (batas bawah channel bullish  dan harga terendah 3 Desember) merupakan support.

Resistance Level : RM2665, RM2692, RM2710

Support Level     : RM2620, RM2605, RM2570

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar