Sabtu, 18 November 2017

Palm Oil Keluar Dari Channel Bullish

Kamis, 12 Desember 2013 9:58 WIB
Dibaca 24

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator MACD, Stochastic, dan RSI dapat menyediakan tekanan penurunan bagi palm oil. Keluarnya palm oil dari channel bullish juga mengurangi potensi kenaikan lebih lanjut. Meski demikian, potensi penurunan mungkin terbatas hingga MA 50 (RM2522). Di lain pihak, palm oil perlu mencatatkan level penutupan harian di bawah RM2605 untuk melanjutkan momentum penurunan; dimana kegagalan dapat isyaratkan potensi pergerakan sideways.  

Dari sisi fundamental, musim hujan yang diprediksi berlangsung hingga Januari di Malaysia dan Indonesia dapat menimbulkan kecemasan akan potensi terganggunya produksi palm oil. Lemahnya nilai tukar Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia juga dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor palm oil dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut.

Meski demikian, kekhawatiran akan tingginya cadangan kedelai di AS, Argentina, dan Brazil dapat memberikan sentimen negatif bagi palm oil. Kedelai merupakan salah satu produk substitusi bagi palm oil untuk bio-energi.

Outlook palm oil kini menjadi netral, dimana posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss  RM2700. Resisten berada di RM2650 dan RM2673 (harga tertinggi 11 dan 6 Desember); sedangkan support di RM2605 dan RM2570 (harga terendah 3 Desember dan 15 November).

Resistance Level : RM2650, RM2673, RM2692

Support Level     : RM2605, RM2570, RM2650

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar