Rabu, 22 November 2017

Palm Oil Terperangkap Di Dalam Pola Rectangle

Selasa, 7 Januari 2014 10:51 WIB
Dibaca 18

Monexnews - Pada grafik harian, turunnya indikator RSI dapat menyediakan tekanan penurunan bagi palm oil. Namun, sentimen bullish belum lah hilang mengingat palm oil masih diperdagangkan di atas MA (Moving Average) 50-100-200. Palm oil mungkin akan bergerak sideways untuk sementara waktu seiring palm oil terperangkap di dalam pola rectangle. Waspadai level penutupan harian di luar batas bawah pola rectangle (RM2545) karena dapat memicu penurunan yang lebih dalam.

Dari sisi fundamental, lemahnya nilai tukar Rupiah Indonesia dan Ringgit Malaysia masih dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor palm oil dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Namun, investor cukup khawatir dengan outlook permintaan palm oil dari Cina, konsumen palm oil terbesar No.2 di dunia, setelah data manufaktur dan jasa Cina (yang dirilis dalam seminggu terakhir) menunjukan rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut.

Outlook palm oil kini menjadi netral, namun posisi short  lebih sesuai dengan stop-loss  RM2635. Resisten berada di RM2602 dan RM2629 (harga tertinggi 17 November dan 6 Januari); sedangkan support di RM2573 dan RM2545 (harga terendah 23 Desember dan 20 November).

Resistance Level : RM2602, RM2629, RM2644

Support Level     : RM2573, RM2545, RM2520

(Zulfirman Basir)

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar