Sabtu, 18 November 2017

Palm Oil Masih Di Dalam Pola Rectangle

Jumat, 17 Januari 2014 10:17 WIB
Dibaca 18

Monexnews - Pada grafik harian, indikator Stochastic yang berada di area oversold dan naiknya indikator RSI dapat menyediakan tenaga kenaikan bagi palm oil. Namun, kenaikan mungkin terbatas dengan turunnya indikator MACD yang dapat memberikan tekanan penurunan. Palm oil mungkin akan bergerak sideways untuk sementara waktu seiring masih terperangkap di antara MA 50 dengan MA 100 dan juga di dalam pola rectangle.

Dari sisi fundamental, masih lemahnya nilai tukar Ringgit Malaysia dan Rupiah Indonesia dapat memberikan harapan akan membaiknya outlook ekspor dari kedua negara produsen palm oil terbesar di dunia tersebut. Namun, investor juga khawatir dengan outlook permintaan palm oil setelah India menaikan pajak impor palm oil dan menjelang publikasi GDP Cina pada hari Senin yang mungkin dapat isyaratkan rapuhnya momentum pertumbuhan ekonomi terbesar No.2 di dunia tersebut. India dan Cina merupakan dua konsumen palm oil terbesar di dunia. 

Outlook palm oil masih netral, namun palm oil diprediksi melanjutkan penguatan dengan target kenaikan RM2599 dan stop-loss  RM2480. Palm oil mungkin akan diperdagangkan di kisaran RM2525 hingga RM2565 untuk hari ini.

Resistance Level : RM2565, RM2580, RM2599

Support Level     : RM2525, RM2495, RM2486

(Zulfirman Basir)

 

Lihat Disclaimer

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

FM Futures Magazine

futures-monthly-monexnews `

Kirim Komentar Anda

Komentar


Mohon ketik karakter yang terdapat pada gambar diatas.
Huruf tidak case-sensitive.
 

Komentar